Minggu, 11 Mei 2014

Day I - Trip to Singapore

Hari pertama liburan di Singapura.

Setelah penerbangan selama 2,5 jam lancar dari Denpasar Bali, kami sampai juga ke Singapura. Beruntunglah sekali lagi sebelum liburan, kami sudah mempersiapkan apa-apa yang perlu dipelajari selama di Singapura biar ngga kagok seperti sistem transportasi, peraturan-peraturan, telepon, terus lokasi-lokasi objek wisata yang akan kami kunjungi dll.

Pemeriksaan di Imigrasi Singapore berlangsung cepat karena yang dicek cuma passport dan disembarkation card yang disi pas penerbangan (dibagikan oleh pramugrasi).

Untuk urusan transportasi, MRT merupakan transport utama di Singapura, selain bus. Kami pun sudah planning untuk menggunakan MRT selama keliling negeri kecil ini. Kami turun di terminal 1 dan lokasi tempat pembelian tiket MRT ada di terminal 2. Untuk pindah dari terminal 1 ke terminal 2 , cukup naik Skytrain dan gratis.

MRT ini merupakan transportasi yang sangat nyaman, bersih, tepat waktu, rutenya hampir ke seluruh wilayah Singapore (beberapa stasiun on progress). Jadi sangatlah layak Indonesia, terutama Bali, belajar sistem transportasi publik ke sini. Ga usah jauh-jauh sampe Eropa atau Amrik sana, cukup Singapore, negeri tetangga.

Setelah sampai di terminal 2 bandara Changi,  cari lokasi kantor pembelian tiket MRT pun gampang karena banyaknya petunjuk arah yang tersedia. Kami membeli tiket STP yang berlaku selama 3 hari seharga SGD 30an. Jadi selama 3 hari tersebut kami bisa naik MRT dan bus gratis berkeliling Singapore, dengan selalu men tap kartu ini saat masuk dan keluar stasiun MRT.

Beli tiket STP ini lebih praktis ya dibandingkan harus beli tiket masing-masing sebelum naik MRT.

Hotel Amaris Singapore
Hotel tempat menginap kami adalah di Amaris Hotel Singapore. Lokasinya di kawasan Bugis (Middle Road). Kalau dibandingkan dengan di Bali, mungkin biaya hotel di sini lebih mahal 3-4 x lipat ya, soalnya kalau dengan harga sewa per malam hotel Amaris, di Bali sudah dapat penginapan yang lumayan mewah. But again this is Singapore, salah satu kota mahal di Asia.

Awalnya sempat kesulitan menemukan hotel Amaris ini karena jarak dari stasiun MRT Bugis ke hotel lumayan jauh, sekitar 400-500 meter, belum lagi kami tersesat dan di siang hari harus jalan sepanjang Middle Road untuk menemukan lokasi hotel ini. Untunglah setelah ada 3-4 warga lokal yang membantu mencari lokasi hotel ini di handphonenya, ketemu juga.

Setelah sampai hotel, beristirahat sebentar, mandi dan siap-siap mengunjungi itinerary di hari pertama.
Merlion Statue
Objek wisata pertama yang kami kunjungi adalah patung Merlion. Itu hanyalah sebuah patung berbentuk Singa, tapi saya liat inilah patung favorit tempat berfoto wisatawan yang ke Singapore, plus juga ditambah background Singapore River dan juga Marina Bay Sands Hotel.


Esplanade
Ini berdekatan dengan Merlion Statue, cukup jalan kaki saja

Helix Bridge
Helix bridge ini juga berdekatan dengan Esplanade dan Merlion Statue. Di malam hari, jembatan ini sangat indah dihiasi lampu warna-warni.

Setelah puas berfoto-foto dan jalan kaki, kamipun balik ke hotel.




Selasa, 06 Mei 2014

Trip to Singapore

Halo sahabat Kenzie,

Di postingan pertama ini Kenzie akan bercerita tentang pengalaman pertama kali ke luar negeri, tepatnya ke negeri tetangga, Singapore.

Seperti telah direncanakan beberapa bulan sebelumnya akhirnya tanggal 15 April 2014 lalu Kenzie bersama Ayah dan Bunda jalan-jalan ke Singapore (Singapura). Nanti Kenzie juga akan berbagi beberapa tips penting buat sahabat yang belum pernah ke Singapore.

Perjalanan dari Denpasar ke Singapura, kebanyakan pesawatnya pagi. Sampai di sana juga pagi, jadi langsung bisa jalan-jalan di hari pertama.

Persiapan Jalan-jalan :
1. Menyiapkan itinerary. Itinerary ini penting banget ya, Kenzie ingin memaksimalkan 5 hari liburan di sana dan memastikan objek-objek wisata utama (highlight) tidak terlewatkan. Jadi sebelum liburan ke manapun Kenzie pasti selalu tanya om Google ; objek wisatanya apa, biaya kalau ada, transportasi, tiket dll.

2. Pastinya Tiket pesawat ya. Kenzie beruntung ya pas berangkat ke Singapura dapat tiket promo AirAsia, tetapi baliknya ke Bali tetap dengan harga tiket normal. Mau keliling seputaran Asia dan Australia, kayaknya wajib sering-sering cek website www.airasia.com. Airline tetangga ini sepertinya masih yang terbaik di bidang low cost carrier, jarang delay dan tidak pernah batal ya. Karena Kenzie denger ada juga airline murah tapi sering batal penerbangannya karena penumpangnya sedikit.

3. Hotel. Kenzie juga sudah pesan hotel sebelumnya di Amaris Hotel, Bugis Street Singapore via Agoda. Pengalaman pertama ke luar negeri, takut bermasalah. Jadi hotel pun dipersiapkan, biar tdk ditanya macam-macam di Imigrasi Singapura.

Day I
Setelah check in di counter Air Asia Airport Ngurah Rai, terus juga bayar airport tax Rp. 200rb per orang, lanjut pemeriksaan paspor dan boarding pass, akhirnya Kenzie dan ortu pun bersantai sejenak di ruang tunggu menunggu waktu boarding. Ini kali pertama Kenzie masuk ke terminal internasional airport Bali, dan lumayan keren ya, tdk kalah dengan designnya dengan bandara Changi Singapore yang merupakan bandara terbaik dunia 2014.


Penerbangan dari Denpasar - Singapura ditempuh dalam  2,5 jam. Kira-kira jam 8 pagi, pesawatpun take off. Sampai di bandara internasional Changi jam 10.30. Tidak ada perbedaan waktu antara Bali dan Singapura (GMT +8). Setelah urusan imigrasi selesai, Kenzie pun bersantai dan menikmati suasana airport terbaik ini. Tak lupa juga pertama kali mencoba minum air langsung dari keran di airport.

Setelah itu, Kenzie naik Skytrain menuju terminal 2, lokasi tempat pembelian tiket Singapore Tourist Pass (STP) buat naik MRT. Harga tiket MRT ini kira-kira SGD 30 untuk 3 hari , tetapi nanti kartu dikembalikan lagi dan dapat dana refund SGD 10.

MRT
MRT merupakan transportasi favorit berkeliling Singapura. MRT ini hampir mengcover seluruh wilayah Singapore dan juga didukung oleh bus-bus SMRT yang juga banyak beroperasi (fungsinya sebagai pengumpan MRT).


Sehari-hari selama di Singapura, naik MRT dan berjalan kaki ratusan meter bahkan kiloan merupakan hal yang wajib. Naik MRT ini murah dan sangat efisien. Sebelum masuk ke lokasi naik MRT, kita cukup men tap kartu STP yang sudah dibeli, begitu juga saat mau keluar.